Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Fatin Hamama’ Category

TempatMu

Tempat-Mu

BilikMu di jantungku begitu luas tanpa penyekat dan rongga

AlirMu didarahku begitu panjang tanpa batas dan muara

DiamMu dijiwaku begitu maha tanpa dapat kukatakan semacam apa

Iklan

Read Full Post »

Al Hadid

Al Hadid

by Fatin Hamamah

Ketika sepotong besi jadi tombak
besi tak pernah tahu
untuk apa dia dijadikan tombak

ketika sepotong besi jadi pisau
pisau tak pernah tahu
untuk apa dia jadi pisau

ketika sepotong besi jadi peniti
peniti tak pernah tahu
untuk apa dia jadi peniti

kecuali suatu hari tombak
di jadikan alat pembunuh
dan bersarang di jantung kini
tombak mengeluh
aku tak ingin jadi seperti ini

demikian pisau
ketika menemukan dirinya
di leher sebagai penebas
pisau mengaduh
aku tak bercita-cita begini

Ketika besi-besi yang menjadi senjata
berubah fungsi
diam-diam peniti mensyukuri
aku menjadi penyemat baju
seorang sufi setiap hari aku dibawa
rukuk sujud dan mensyukuri
nikmat Tuhan yang diberi
aku tak ingin patah
biar berkarat aku kini

Jakarta Des 2000.
Fatin Hamamah

Read Full Post »